My Life's Journal

Botram; Bukan Sekedar Penyelamat Kantong Mahasiswa

9/29/2016 04:17:00 PM



Salah satu Menu Wajib Ngebotram

Saya baru mengenal istilah botram sejak menetap di Bandung. Botram merupakan kegiatan makan bareng/ngariung dengan kawan, keluarga, maupun kerabat. Saya dan kawan-kawan seperantauan sering banget ngebotram. Persamaan nasib dan isi kantong kadang membuat keseruan tersendiri setiap kali kami ngebotram. Biasanya kami tidak hanya makan bareng, tapi sebelumnya kami pun masak bareng. 


Beberapa kostan kawan yang memiliki dapur pun seringkali dijadikan basecamp ngebotram. Dengan ngebotram, kami bisa hemat berkali-kali lipat. Contohnya dengan menu calmari alias cumi krispi ala anak kostan dan mi goreng sayur yang tumpah ruah, kami cukup patungan 10ribu rupiah/orang. Enak & kenyang!


Kemampuan memasak saya pun sedikit banyak terasah lewat botram. Saya dan kawan-kawan sering kali mencoba menu baru. Saya teringat saat kami berhasil bikin egg roll dan dimsum yang menurut kami enak, kami langsung berkhayal akan membuat masakan itu untuk anak-anak kami kelak.

Ceu Yame: “Duh aku mah bakal buat ini terus da buat bekel anak aku nanti.”
Chia: “Aku juga mau, Ceu. Ini bisa dimasukin ke kulkas ya, jadi kalo pagi teh tinggal digoreng dan dikukus lagi aja.”

Terus tiba-tiba tersadar dari dunia khayal. Woy, cari suaminya dulu kali baru mikirin anaknya! Ya namanya juga usaha, heuheu.

Ditambah saat-saat penuh tekanan seperti saat mengerjakan tesis. Untuk menghilangkan stress dan jenuh di perpustakaan, saya kerap ngerjain tesis di kostan dan seharian masak di kost. Dengan modal 20ribu saya bisa makan enak seharian. 

Saat saya lagi masak banyak, saya suka panggil kawan saya (sebut aja namanya Mbak Dewi) untuk ke kostan. Kami pun sering masak dan makan bareng (ya walaupun Mbak Dewi ini lebih seringnya jadi kang potong-potong sama kang cuci piringnya hahaha. Damai yah Mbak’e!). Porsi yang seharusnya untuk 3-4 orang pun habis oleh kami berdua. Ya itulah fungsi botram. Makan banyak, murah, dan enak!

 Ceritanya Kue Cokelat Magic Com ala Anak Kost:')

Kehidupan mahasiswa S2 yang cukup ‘keras’ berpotensi memunculkan stress yang berkepanjangan. Ditambah tinggal seorang diri di tanah rantauan, jauh dari orang tua, dan jomblo pula hanya berkawan dengan tugas-tugas, jika tidak pandai disiasati akan mencetuskan kestressan yang tak kunjung usai. Nah dengan botram ini bisa menjadi salah satu alternatif solusi untuk kami para perantau yang mempunyai tugas-tugas maha dahsyat.


Ah seketika saya jadi rindu dengan kawan-kawan ngebotram saya. Karena menurut saya pribadi, botram bukan hanya sekedar penyelamat kantong mahasiswa di tanggal tua. Tapi lebih dari itu, botram memberikan kami ruang untuk berbagi. Bukan hanya berbagi makanan tapi juga berbagi cerita tentang apa saja. Termasuk hal-hal remeh temeh hingga hal-hal berat seperti apapun yang melibatkan hati. 

Kini kawan-kawan satu perbotraman saya telah memiliki kesibukan masing-masing. Kebanyakan telah kembali ke kampung halamannya. Namun ada sebagian lagi yang masih menetap di Bandung. 

Dear eceu-eceu ejeung akang-akang, semoga kelak kita dipertemukan kembali pada botram-botram selajutnya. Bercerita tentang hal-hal yang telah kita lalui dan hal-hal yang menjadikan kita dewasa. Selamat menggapai asa! 

See other stories

6 comments

  1. Setuju...sayapun begituu..hehe..suka kumpul2 masak patungan, lalu makan rame- rame :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi kalo kata kang emil hidup emang udunan yah tehπŸ˜„

      Delete
  2. karena makan dan masak bareng adalah salah satu sarana pengorganisasian *cenah*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh aktivis mah beda euy, langsung nyambung ke organisasi ahahaa,πŸ˜„

      Delete
    2. iya nih, sekarang mah ngobrol sama anil jadi nyambung aja ke orhanisasi. beda bgt dengan waktu SMP dulu heuheu...
      salam kenal Chia :-)
      eh bener kan dipanggilnya Chia? *sotoy* :-D

      Delete
    3. Teh icha sama teh anil satu SMP? Ini rasanya kaya 'tali kasih' yah di blogku hihihi

      Salam kenal juga teh icha, muhun teh. Aku Chia. Tinggal diputer aja yah namanya jd mirip teh icha hahaa:D

      Delete