Contemplation

Selamat Hari Lahir

7/14/2016 10:10:00 AM



Kamu tahu apa yang saya rasakan pada pergantian usia kini? Saya merasa menua. Sebenarnya ada sedikit kebingungan di dalam diri. Entah harus merasa senang, sedih, atau mungkin kedua-duanya.


Senang; karena ternyata saya telah melewati seperempat abad kehidupan. Melalui berbagai hari yang membahagiakan, mengatasi hari-hari maha berat, beberapa kali jatuh cinta, beberapa kali patah hati, bertemu dengan beragam wajah manusia, belajar, sempat terjatuh, kemudian belajar lagi.

Sedih; karena semakin merangkak naik usia saya, semakin banyak pertanyaan-pertanyaan yang bergelanyut dalam benak saya. Sayangnya, kenaikan deret hitung usia tidak sebanding dengan ketuntasan deret ukur pertanyaan-pertanyaan hidup tersebut. 

Namun diantara perasaan senang dan sedih tersebut, ada irisan perasaan yang lebih dominan muncul. Kesyukuran atas berbagai cerita hidup yang telah saya lalui hingga titik ini. Tidak semua bercerita tentang kebahagiaan, sebagian cerita juga berisi tentang kedukaan, kehilangan, serta kegetiran yang tak malu untuk menyapa. Namun Tuhan Maha baik, saya—yang belum menjadi orang baik pun—sering kali dipertemukan dengan kebaikan-kebaikan. Kebaikan-kebaikan itu yang menuntun saya dari lorong-lorong gelap menuju jalanNya yang terang. Ah, terima kasih yaAlloh.

Kali ini, saya ingin memberikan hadiah kepada diri sendiri dengan membeli beberapa buku yang telah lama saya idamkan. Tidak semua buku-buku itu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, tapi setidaknya segala keresahan saya untuk sementara waktu memiliki ‘rumah’. Saya pikir tidak akan salah; sedikit bersenang-senang dengan beberapa buku yang telah lama diidamkan pada moment hari lahir.


Selamat hari lahir diri, semoga kamu tidak pernah lelah mencari jawaban atas segala pertanyaan hidup. Apapun yang terjadi nanti di hidupmu, semoga kamu akan selalu tabah. Karena ternyata hidup hanya berputar pada kewajiban-kewajiban. Menghabiskan jatah waktu untuk kemudian berpindah ke waktu-waktu lainnya. Menyelesaikan satu peran untuk meneruskan peran lainnya. Mendewasa. Meneguk saripati kehidupan. Untuk kemudian kembali ke pangkuan Tuhan dengan rasa yang penuh.


See other stories

4 comments

  1. Selamat ulang tahun Chia :) *salam kenal*

    Semakin bertambah umur, pertanyaan-pertanyaan memang semakin banyak..makin berat pula tanggung jawab kita.. *pengalaman dr yg umurnya lebih dari seperempat abad* haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salaam kenal juga mbak tatats, ihihi;)

      Wah penambahan usia berbanding lurus dgn penambahan pertanyaan dan tanggung jawab ya, mbak:')

      Delete
    2. iyaa..makin lama makin merasa tidak tahu -_-

      Delete
    3. Duh kadang hidup emang suka bercanda yah mbak:")

      Delete