Rumah Hati

Bertemu Orang-orang Baik

4/15/2016 04:30:00 PM



Jika ada hal yang patut saya syukuri dalam hidup, salah satunya adalah ketika Tuhan kerap kali mempertemukan dengan orang-orang baik.




Sewaktu ketika, saya kembali bertemu dengan seorang kawan. Dikarenakan kesibukannya yang cukup padat di Jakarta, intensitas pertemuan kami pun bisa dibilang sangat jarang. Seperti yang sering dilakukan orang-orang yang lama tak bertemu, kami bertanya seputar kabar, progress riset, dan tentunya kesibukan apa yang sedang dijalani.

Hingga pada suatu titik perbincangan kami, saya menceritakan tentang Rumah Hati kepadanya. Disela-sela obrolan yang menghangat, saya mengutarakan keinginan untuk mengajak adik-adik Rumah Hati ke Kebun Binatang. 

Saya teringat saat dulu saya pernah mengajar di Jakarta, saya dan beberapa guru berkolaborasi untuk membuat pembelajaran secara tematik di kebun binatang. Kala itu pembelajaran English-science-PLKJ dijadikan sebuah project bersama. Hal inilah yang menggagas saya untuk mengadakan study tour ke kebun binatang bersama adik-adik di Rumah Hati. Namun setelah saya browsing sana-sini, ternyata harga tiket kebun binatang di Bandung cukup mahal, yakni Rp. 20.000. Mengingat keterbatasan dana yang kami miliki, saya harus memutar otak jika tetap ingin mengajak adik-adik ke kebun binatang.

Awalnya saya ingin menggalang dana dengan membuat hasil kerajinan dan menjualnya bersama adik-adik, namun Alhamdulillah ternyata kawan saya ini tertarik untuk mencarikan sponsor. Setelah deal, kami pun segera menentukan hari jadi dan terpilihlah hari minggu untuk pergi ke kebun binatang.

Saya telah menyiapkan worksheet untuk adik-adik selama di kebun binatang. Kali ini saya memadukan mata pelajaran Science dan English sekaligus. Tujuan utamanya adalah  adik-adik diharapkan dapat mengidentifikasi jenis-jenis hewan dan juga memperkaya vocabulary-nya dalam bahasa inggris.

Selama berkeliling dari kandang ke kandang, mereka terlihat sangat excited. Tidak nampak kelelahan sama sekali, yang ada hanyalah raut wajah takjub dan rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan cermat mereka mengidentifikasi hewan-hewan yang mereka jumpai dimulai dari klasifikasi, habitat, jenis makanan, hingga ciri-cirinya morfologi masing-masing hewan. Dan itu semua dideskripsikan dengan menggunakan bahasa inggris. 

Mereka tak lelah bertanya ini-itu, dan sepertinya energi mereka tak mudah habis. Karena dengan semangatnya, mereka mengajak saya kesana-kesini untuk menjelajah seisi kebun binatang dan bertanya . Ah, anak-anak. 

Seperti anak-anak pada umumnya—yang tidak dapat diam saat melihat ayunan, perosotan, komedi putar, jungkat-jungkit, dan permainan lainnya—mereka pun menggiring saya untuk masuk ke dalam taman bermain di dalam kebun binatang. Karena uang yang kami miliki masih mencukupi, saya pun mengiyakan. 





Di dalam taman bermain, tawa mereka terlihat begitu lepas. Mereka tiada henti berlari-lari, berceloteh, berlonjak-lonjak kegirangan, dan bersenang-senang dengan cara mereka sendiri. Mereka memang anak-anak. Hingga ada seorang adik yang mengatakan pada saya, “Teteh, kapan lagi kita belajar sambil jalan-jalan kaya gini?”. Dan saya pun tersenyum simpul dibuatnya.

Sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kawan saya. Karena bantuannya, kami dapat belajar ke kebun binatang. Karena kebaikan hatinya, saya dapat melihat senyum-senyum polos terpatri pada wajah adik-adik. Dan juga terima kasih kepada Tuhan yang selalu mempertemukan saya dengan orang-orang baik.

Bagi saya, bertemu orang-orang baik itu seperti bertemu cahaya. Di sepanjang lorong remang-remang, cahaya-cahaya itu menuntun saya pada ujung lorong yang kemudian terang. Perbuatan baik mereka bagaikan jelmaan tangan-tangan Tuhan yang Maha Baik.

Semoga Tuhan selalu melimpahkan kebaikan pada orang-orang baik dimanapun berada.

See other stories

12 comments

  1. Amin dan semoga kita bisa terus memperbaiki diri agar selalu lebih baik di manapun berada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salaam usup,
      Aamiin yaAlloh, terima kasih yah udh blog walking :D

      Delete
  2. Saya jadi terharu.. Kamu baik banget rafiatul, dan juga teman kamu. Oh ya, dibuka lowongan untuk bergabung gak Di Rumah Hati :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salaam renal,
      Wah dengan senang hati:) Jika sedang di bandung, boleh sesekali membimbing belajar adik-adik di rumah hati.
      Mangga, diantos renal :)

      Delete
  3. Jangan pernah lelah berbuat baik kepada siapa pun :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salaam titis,
      Setuju banget! Semangat! :)
      Trims yaa udh blog walking:D

      Delete
  4. wah aku juga punya banyak anak asuh, rasanya kala bawa mereka jalan2 rasanay bahagia melihat tawa mereka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salaam mbak tira,
      Setuju mbak! Kebahagiaan mereka bagai obat hati kita yaaa:)
      Trims mbak udah blog walking:D

      Delete
  5. keren sekali , semoga selalu bisa membuat anak anak tetap tersenyum ya kak, pekerjaan yang mulia. ke blog saya juga yuk kak juhariblog.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salaam jauhari,
      Aamiin yaAlloh, trims yaa sudah blog walking :D
      Oke segera meluncur kw tkp:)

      Delete
  6. Kebaikan akan dibalas juga dengan kebaikan, kadang waktunya aja yang beda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salaam firmansyah,
      Aamiin, semoga yaaa:)

      Delete